Minggu, 22 Februari 2015

TERLAMPAU INDAH



Terlampau Indah
(Farida Kurniawati Utami)

Terlukiskan wajahmu di pelosok jiwaku
Mengagungkan setiap khayalan indah tentangmu

Hanyalah kiasan yang terlintas di pikiranku
Kefanaan yang tak mungkin menjadi adanya

Seperti sebongkah batu yang akan hancur
Karena tetesan air hujan

Merenung menunggu kehadiran bintang malamku
Bulan tersenyum namun ku tetap menangis

Bersamanya engkau kan bahagia
Tanpa kau mendengar rasaku
Tak ku sangka ku sampai sejauh ini
Melintasi batas kekuatanku

Mencoba menjadi awan putih 
Menghilang di angkasa

Waktu memang tak bisa di putar
Karenanya ku sadar ku tak mungkin menjadi bidadarimu

Bayangan indahmu tak mampu ku genggam
Hanyalah kepedihan yang semakin hari mendulang air mata

Engkau melangkah pergi menggenggamnya
Mampukah ku tetap mendekap erat senyummu?

Bertanya apakah ku masih ada di hatimu?
Sial, hatiku bisu tak mampu merayu

Relakan nafasku untukmu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar